Seru! Tahun Baru Kamping di Pantai Watu Kodok Jogja

Pengen ngepost asiknya kamping di pantai, tapi baru bisa sekarang.

Sebenarnya ya nggak merencanakan pas tahun barunya sih, cuma harinya pas libur mingguan sabtu dan minggu.

Al hamdulillah di traktir bensin oleh teman, Mas mukhlis al hafidz (sudah hafal qur’an) untuk liburan ke Yogyakarta.

Awalnya cuma rencana jalan-jalan, kemudian ketika mematangkan rencana akhirnya sepakat untuk kamping, tujuannya Pantai Watu Kodok Gunung Kidul, Yogyakarta, akhirnya jalanlah kami berenam dengan motor.

Alat tempur ;)😋😚
Tas gunung dan tenda

Perjalanan mulai 13.30 WIB dari Surakarta-Jogja lumayan lama, apalagi itu pas liburan weekend plus tahun baru, jalan pada ramai.

Tanpa terasa adzan ashar terdengar bersahutan, kami mampir ke masjid Al Aqsa, sebuah masjid besar nan megah yang semi-selesai 90% finish.

Penampakan Al Aqsa, belum termasuk air mancur, kolam ikan, taman dan area parkir.

Masjid Al Aqsa memiliki area yang cukup luas, arsitekturnya keren, dilengkapi taman, area parkir ada pula kolam ikan.
Masjid Al Aqsa Klaten Megah nan Indah

Perjalanan harus kami lanjutkan karena harus berburu waktu, sebab perjalanan ke Gunung Kidul diperkirakan memakan waktu 5 jam dari Solo, padahal kami berangkat jam 13.30 berarti baru sampai saat maghrib, so we can’t see sunset 😥😥😥.

JRENG…. Pantai Watu Kodok

Tibalah kami di tempat tujuan…

Gerbang Pantai Watu Kodok
Gerbang Pantai Watu Kodok

Sebenarnya ada banyak pantai di daerah sini, misal sebelum watu kodok ada Baron dan Sepanjang. Ada juga pantai Drini, Indrayanti dan masih ada beberapa lagi.

Tapi untuk area yang cocok untuk outdoor extreme seperti kamping (bukan sekedar wisata) watu kodok adalah salah satu destinasi yang paling menantang.

Sayangnya kami sampai saat maghrib, jadi memang bener-bener tidak menjumpai sunset, aih… Sayang!

Suasana Camping Malam Hari di Watu Kodok
Suasana Kamping Malam Hari di Watu Kodok
Menikmati camping dengan irama deburan ombak
Menikmati kamping di hadapan gemuruh ombak pantai selatan

Tenda sudah siap, kami kumpul-kumpul sambil menikmati bintang, malam, alam, ombak, mie sedap dan kopi.

Biaya

Biaya mampir disini lumayan juga untuk ukuran pantai:

  1. Untuk masuk ada biaya tiket yang wajib dibayar Rp. 10.000 per orang, sedang kami berenam harus membayar Rp. 50.000.
  2. Biaya kebersihan bagi yang kamping Rp. 15.000 sebenarnya saya tidak yakin ini resmi, mungkin hanya akal-akalan orang sekitar untuk mendapat uang jajan, ketika saya tanya karcis atau surat keterangan semacamnya dia berdalih ini kesepakatan warga sekitar. Tapi ya tak apalah, jika diamati pantai ini juga cukup bersih dan terjaga.
  3. Parkir, sehari semalam Rp. 5000.
  4. Bensin, dari Surakarta-Gunung kidul pulang pergi habis Rp. 45.000.
  5. Makan, sebelumnya kita sudah iuran Rp. 30.000 untuk keperluan bermalam, seperti mie, kopi, kompor gas versi mini dan lainnya .

Tapi saya sendiri total cuma habis Rp. 38.000 karena bensin sudah ditraktir teman. Al hamdulillah

Untuk foto-foto pagi hari, biar saya post di tulisan berikutnya. Kamu pernah kesana? Atau mau rencana kesana?Jangan lupa komen ya…

Baca Keseruan Kamping di Watu Kodok Jogja Part 2

About Hamam Abidin

Ngeblog adalah hobi paling mengasyikkan sejak saya kenal internet. Menulis di blog lebih bermakna ketimbang menulis status di facebook.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *