My Way to Hafidz Quran

Hafidz quran adalah salah satu prestasi yang ingin dan sedang diusahakan selagi hidup di dunia ini.

Karena ini adalah harapan saya dan juga orang tua, mereka berharap memiliki anak yang bisa menyelesaikan hafalan dan “menjaga” Al Quran.

Jalan menjadi hafidz itu emang susah, karena yang bisa menghafalnya hanya orang-orang khusus, dalam artian memenuhi beberapa syarat ini:

1. Ikhlas lillahi ta’ala

Ikhlas adalah salah satu kekuatan yang harus dimiliki seseorang yang ingin menghafal Al Qur’an, terutama agar jerih payahnya terhitung pahala dan menjadi saksi di akhirat.

2. Teguh dan disiplin.

Menghafal Al Quran, pintar hanyalah prioritas nomer sekian, tapi disiplin adalah nomer 1, karena menghafal adalah salah satu pekerjaan yang paling cepat bosan.

Para anak tahfidz ketika ditanya soal cobaan terbesar menghafal Al Quran adalah rasa bosan. Tapi dengan biasa disiplin bosan itu akan dikalahkan.

3. Hindari maksiat dan dosa.

Seseorang yang ingin menghafal Al Quran, tentu saja menjadikan dirinya terlindung dari berbuat dosa, menghafal Al Quran tak serta merta membuat kita menjadi anak shalih jika tidak menjadikannya tuntunan hidup, ya kan?

Tapi insya Allah orang yang mempunyai tekad menghafal Al Quran adalah orang yang spesial bagi Allah dan manusia.

4. Lingkungan yang baik.

Lingkungan sangat pengaruh bagi kualitas hafalan dan estimasi waktu menghafal.

Di tempat kondusif misal di pondok pesantren yang khusus hafalan, idealnya 2 tahun selesai dan lancar.

Tapi jika kita berada lingkungan yang tidak kondusif, ya bakal bisa lebih lama.

5. Ada ustadz.

Menghafal Al Quran harus ada ustadz yang siap membenahi hafalan, kadang kita menghafal ada kata yang keselip, atau harakat yang terbalik, atau bahkan ada huruf yang hilang.

6. Teman murajaah.

Murajaah adalah mengulang hafalan, jika kita menghafal maka harus ada evaluasi, diulang lagi.

Hafal 5 juz, maka perlu dimurajaah hafalan agar tidak lupa, misal tiap hari murajaah 1/2 juz, maka dalam 10 hari kita selesai 5 juz.

Ini dulu ya tips singkatnya, tetap semangat menghafal, “Dengan Al Quran berkah hidup loe” kata pak Yusuf Mansur.

About Hamam Abidin

Ngeblog adalah hobi paling mengasyikkan sejak saya kenal internet. Menulis di blog lebih bermakna ketimbang menulis status di facebook.

2 thoughts on “My Way to Hafidz Quran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *