Santri Series: Santri dan Bahasa Arab

Bicara tentang santri, maka nggak akan lepas dari bahasa arab. Kerena bisa disebut santri jika sudah mengaji, dan yang dikaji adalah kitab yang berbahasa arab selain Al Qur’an (Sebab Al Quran sudah pasti selalu dikaji baik santri atau bukan)

Anak pesantren membiasakan hari-harinya selalu diisi berbahasa arab dan inggris, karena itulah standart bahasa pesantren, keren kan?

Sepanjang hari saya dulu saat santri baru wajib menghafal kosakata, “Hadza” “hadzihi” “la” “naam” juga kaidah-kaidah nahwu (rofa’ nashab, jar, jazm, mubtada’ khabar dll) dan sharaf (menghafal tashrif fiil tsulatsi, ruba’i khumasi dll) para santri baru bahkan dikasih masa tenggang 3 bulan untuk bahasa Indonesia, selanjutnya bahasa arab adalah wajib.

Jadwal bahasa anak pesantren saya dulu:

  1. Ahad: Inggris
  2. Senin: Arab
  3. Selasa: Arab
  4. Rabu: Inggris
  5. Kamis: Arab
  6. Jumat: Arab
  7. Sabtu: Arab

Alih-alih mau bahasa daerah, siap-siap aja di botak. Di pesantren peraturan berjibun, salah dikit di iqob (hukum), keluar pondok harus izin itupun hanya seminggu sekali. Ini kenapa pesantren dijuluki sebagai penjara suci.

Back to bahasa arab, segala aktifitas kami para santri 24 jam full arabic area, ya kadang (dan sering) kami ngobrol pakai Indonesia meski konsekwensinya harus push-up 50 kali.

Dan tau nggak? Saking hebatnya kaum santri ketika tidur nglindurpun berbahasa arab, beh… calon imam idaman ya…

Dalam acara mingguan kaum santri ini ada event muhadhoroh (ceramah berbahasa arab dan inggris) dan di event 2 mingguan kami juga punya event theater berbahasa arab.

Begitulah, walau kami terpenjara dari dunia luar yang keras. Para santri ini ditempa, diuji kesabarannya, memahami agama agar kelak jadi imam idaman, pemimpin rumah tangga, dan pemimpin bangsa.

About Hamam Abidin

Ngeblog adalah hobi paling mengasyikkan sejak saya kenal internet. Menulis di blog lebih bermakna ketimbang menulis status di facebook.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *