Mu’jam Al Maani Kamus Arab ke Arab

Beberapa waktu lalu saya telah menuliskan mereview kamus Arab-Indonesia/ Indonesia-Arab Bernama Mu’jam Al Maani, namun sebenarnya Mu’jam Al Maani tidak hanya membuat satu jenis kamus, ada beberapa kamus lain yang dibuat oleh Almaany.com, semua keren dan berkualitas.

Kali ini yang saya bahas adalah kamus arab to arab. Nilai plus Almaany bukan terletak pada kekayaan fitur, sebab jika dilihat dari pengembangan aplikasi mu’jam ini masih butuh pengembangan, load pada pencarian kata dibeberapa device yang bahkan ram 2 GB terasa lambat apalagi di device spesifikasi rendah. Mu’jam Al Maani menonjol pada database yang mereka miliki, perbendaharaan katanya jauh melebih kamus-kamus yang sudah ada di google play store. Termasuk kamus arab ini.

Mu’jam Al Maani Arabic Dictionary

AlMaani digubah oleh developer arab, jadi karena itulah kaya akan kosa-kata  walau belum sebesar kamus-kamus fisik. Mu’jam arab to arab lebih disukai orang-orang yang mahir bahasa arab dibanding mu’jam Arab – Indonesia karena kadangkala ada beberapa kata Arab yang tidak mampu diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia. Hal itu maklum saja mengingat begitu miskinnya bahasa Indonesia (Perbendaharaan bahasa Indonesia banyak yang berasal serapan bahasa asing, seperti Arab, Belanda, Inggris, China dan India.)

Mu’jam Al Maani menggunakan database dari beberapa kamus besar seperti Mu’jam Al Wasiith (معجم الوسيط) Mu’jam Arraid (معجم الرئد) dan Mu’jam Al Ghani (معجم الغنى).

mu'jam al maani
Salah satu contoh pencarian arab-arab

Plus Mu’jam Al Maani Arab-Arab:

  1. Kekayaan perbendaharaan kata.
  2. Navigasi mudah.
  3. Cocok untuk ustadz, kiyai dan mahasiswa fakultas bahasa arab.

Minus kamus ini:

  1. Aplikasi berat, device yang saya gunakan untuk ngetest aplikasi ini adalah Mi4i Snapdragon 615 Ram 2 GB dengan spesifikasi itu aplikasi terasa berat.
  2. Masih perlu perbaikan.

Download

Kamu bisa download langsung melalui link berikut:

About Hamam Abidin

Ngeblog adalah hobi paling mengasyikkan sejak saya kenal internet. Menulis di blog lebih bermakna ketimbang menulis status di facebook.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *