Ku Perjuangkan Dirimu

Kudaki setiap tebing takdir yang Engkau gariskan.
Ku perjuangkau dirimu, dimanapun kau bersemayam.

Yang menanti dengan kukuh akan keajaiban cinta di keharibaanmu

Aku akan datang, nantikan aku; lelaki sejatimu.

Sebentar lagi.

Tebing ini hanyalah ujian sebagai bentuk cinta pada-MU. Dan atas cinta yang Dia titipkan untuk menjagamu, kan ku ikhtiarkan.

Segera!

Sampai kapan?

Hingga Dia mengijinkanku tahu dan membacakannya;

nama-mu yang ditulis hitamkan oleh al qolam

Dalam histori hidup kita di Lauhul Mahfudz.

01052017:11:11

About Hamam Abidin

Ngeblog adalah hobi paling mengasyikkan sejak saya kenal internet. Menulis di blog lebih bermakna ketimbang menulis status di facebook.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *